Ku Tunggu Tepukan Didada

Pramuka, yang satu ini sangat tidak bisa aku lupakan, gak bisa move on. Entah mengapa pada waktu SD (MI) dulu teringat akan kegiatan yang satu ini! :o. Bukanya dulu aktif malah antonimnya. Pada hari itu hari jum`at dimna disaat siang bolongnya hawa selimut yang begitu menghantui (ngantuk gan,,) tapi aku paksakan untuk mengikuti kegiatan wajib. Setelah tiba di sekolahan bosen pun datang menghampiri, kegiatan pertama sangatlah umum baris angkare setelah itu kuis. Setiap kuis akan ada nilai plusnya maka dari itu aku sangat semangat. Setelah kuis kakimu tak menginjak lagi di bumi pramuka melaikan di samudra terkecil “sungai” hehehhe, renang bareng, nyari ikan bakar ikan ntah punya siapa kolamnya. Tak lama kemudian di saat waktu menunjukan pukul 17.00 akupun kembali ke sekolah untuk menunaikan absen bersama :p. Tapi, anehnya begitu pengumuman kelulusan nilainya pun sama dan anehnya lagi ketika aku di tanya kakak-kakak dewan galang “kamu kemana aja setelah mau pulang kog tidak ada?” “kekamar mandi”. Kemudian kakak DG hanya menganguk-ngaguk saja , gue heran uy dengan jwaban yang sesimple itu dan tidak masuk akal pula bisa di terima dengan lapang dada wwkwkwk.

Selang beberapa waktu, dan aku masih belum tau apa makna pramuka yang sebenarnya?. Gerbang SMP (MTs) pun aku masuki demi menunjang kemampuan akademiku. Seminggu 2minggu masih belum kelihatan dunia prajamuda karana dn pada saat masuk minggu ke-3 announcement scout turun. Betapa malasnya ketika aku tahu itu, di tambah lagi itu bersifat wajib “mempengaruhi nilai kenaikan kelas” dan setelah ku pikir-pikir di bawah pohon nangka yang rindang aku putuskan untukikut. Pertemuan pertama masih default membuat regu, regu pertama singa sesuai dengan pembagian. Regu tersebut sangatlah tidak kompak (BUBAR) dan buat regu baru yakni semut merah, di grub hewan yang kecil metisil ini hanya bertahan dalam 2 minggu karena ada konflik batin ysng menerkm sehingga harus ganti nama menjadi KING TARANTULA.

Dengan adanya struktur baru maka ada progam yang baru juga, latihan setiap malam jum`at dan memenangkan penghargaan di semester awal (juara umum2). Keingat lagi ketika pertama tampil atraksi zel-zel dan pbb , belum selesai serasa sudah mempunyai penggemar zuhuuuu…. waaw…. toriq… riq… aaaaa di teriakin. Hmmm dari itu aku beranggapan bahwa mengikuti pramuka hanya untuk mencari fans/nama (tenar). Bulan pun berganti dengan cepatnya waktu semester 2 dimulai, dan posisi pun masih di atas pula. Dan pemikiran yang labil masih tetep sama??, hingga sampai ikut itaJAMNAS 1 grub dengan kakak kelas. Singkat cerita entah mengapa ketika mau ada acara SANGGRAPALAWA ke-6 hati bisuku mulai terketuk. Bahwa pramuka itu tidak segampag yang di fikirkan tidak gampang yang dilihat, perjuangan yang begitu hebat sifat kebersamaan yang muncul ketika salah satu ada yang kesusahan dan kebahian bila mencapai suatu kemenangan.

1 tahun terlewat dan masih saja aku menjadi anak kelapa ,tentunya menjadi kebanggan tersendiri ..! menjadi anggota Dewan Galang itu tak semudah menjadi anggota pramuka. Harus meresume kegiatan, menrtibkan dan bisa menjadi contoh menerapkan DASADHARMA tidak hanya lewat kosa kata sumpah dalam pramuka tidak hanya sebatas tulisan kertas tapi semua di lakukan dengan jiwa yang lapang.

pramuka itu menyenangkan tapi kadang ada juga yang menyedihkan, menyenangkan ketika bisa mempraktikan dari apa yang kita pelajari, dan menurut saya pribadi hal tersebut juga sangat bermanfaat bagi kita. Pramuka itu ibarat saudara yang hilang hingga ditemukan dengan sikap menerima dengan apa adanya. Selain bisa belajar kode “kode-in kamu,, yang gak peka2” di sini juga bisa belajar untuk mengenal alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *